-->
-->

BPBD-PK Pandeglang Gelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Bagi Anggota Linmas

Mitigasi Bencana
Puluhan anggota Linmas mengikuti Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana bertempat, di Aula Kecamatan Majasari, Selasa (8/8/2023). (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kabupaten Pandeglang menggelar Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana bagi anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) bertempat, di Aula Kecamatan Majasari, Selasa (8/8/2023).

Kegiatan itu sengaja dilakukan sebagai upaya untuk melakukan pencegahan dan mitigasi bencana.

Dalam kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana tersebut sedikitnya ada sekitar 90 anggota Linmas yang dilibatkan, perwakilan dari Kecamatan Majasari dan Kecamatan Pandeglang.

MENARIK UNTUK DIBACA:  384 Calhaj Pandeglang Diberangkatkan, Irna Berpesan Perbanyak Ibadah Saat di Mekkah

Kepala Pelaksana BPBD-PK Kabupaten Pandeglang Atang Suhana menerangkan, jika pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi anggota Linmas dalam pencegahan, penanganan dan mitigasi bencana.

“Linmas harus memahami bagaimana cara mencegah dan menghadapi bencana, karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi apabila suatu saat bencana terjadi, maka anggota Linmas harus siap dan sigap,” katanya.

Atang berharap, dengan adanya pelatihan itu seluruh anggota Linmas bisa menjadi garda terdepan dalam mencegah dan mitigasi bencana di masyarakat.

MENARIK UNTUK DIBACA:  Irna Narulita: Program Satu Desa Satu Hafidz Alquran Terus Dicanangkan

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Pandeglang termasuk daerah rawan bencana.

Oleh sebab itu, kata dia, pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana sangat dibutuhkan, agar masyarakat mengetahui dan memiliki pengetahuan tentang bagaimana cara menghadapi dan mencegah jika bencana terjadi.

“Dengan kapasitas dan kemampuan yang dimiliki Linmas dan mencegah dan memitigasi bencana, diharapkan akan dapat memperkecil dampak terhadap risiko bencana,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sorosowan.co.id