
PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Komunitas Info Bercanda salah satu grup Ubrug dari Padepokan Maung Pande, terus melakukan sosialisasi Kesenian Ubrug yang sudah mulai terpinggirkan dari masyarakat Pandeglang.
Bentuk sosialisasi yang dilakukan adalah dengan menggelar pertunjukkan dari Kampung ke Kampung yang tujuannya untuk melawan kepunahan keberadaan kesenian Banten tersebut.
Kegiatan pertujukkan yang diberi tema Teater Ubrug ini dilakukan di dua Kampung yakni Kampung Cimalati, Desa Pasir Eurih, Kampung Cigandeng, Desa Cigandeng Kabupaten Pandeglang, sekaligus memperingati perayaan HUT ke- 81 Kemerdekaan RI.
Pimpinan Maung Pande Surya Galung menyampaikan, seni pertunjukan Tradisional Ubrug saat ini kurang banyak dikenal di kalangan anak muda.
Oleh karenanya, dilakukan sosialisasi pada masyarakat agar tidak terjadi kepunahan.
“Meski pentas di panggung sederhana di tengah kampung, namun ini tidak pernah menyurutkan semangat para pemain,” kata Surya Galung, Senin (24/8/2026).
Ia menjelaskan, seni pertunjukan Ubrug adalah kolaborasi unsur tari, silat, debus, dan musik tradisional yang dirajut dalam lakon-lakon jenaka khas Ubrug.
“Sebenarnya Ubrug ini bukan sekedar tontonan, namun ini adalah keseniannya orang Banten khususnya Pandeglang, dan bisa jadi ini jati diri orang Pandeglang. Oleh karena, itu kami harap bisa dikenal oleh generasi muda sekarang agar kesenian ini tidak punah,” ungkapnya.
Sementara itu, Aria salah seorang pemain musik kesenian Ubrug menyampaikan, kegiatan selain dalam rangka memperingati HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik juga sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat tentang kesenian Ubrug.
“Kami berharap ke depan ada tempat untuk menampilkan kesenian tradisional asli Pandeglang supaya anak-anak muda juga bisa tertarik dengan kesenian ini,” katanya.
Asep, salah seorang penonton lainnya mengatakan, sangat menarik karena pertunjukannya banyak mulai dari silat, tari dan debus.
“Saya rasa ini perlu dikembangkan agar ke depan generasi muda bisa tahu, bahkan minat untuk belajar,” katanya.***
Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

















































