Sementara, Menejer Cabor Catur Provinsi Banten Beni Ismail merasa bangga atas kemenangan yang diperoleh oleh salah satu atletnya itu.
Kata dia, semula memang harapan untuk menang itu kecil, karena melihat kapasitas lawan. Namun kemudian, setelah berjalan Diyah ternyata bisa melaluinya dengan baik.
“Kadek menyerah, meskipun masih bisa bertahan. Dia atlet yang sportif juga, karena pada posisinya yang sudah kehilangan banyak prajurit dan perwira, sementara posisi rajanya sudah terkepung, ia lebih baik menyerah daripada tetap melawan yang hanya mengulur waktu saja,” katanya.
Beni mengatakan, selain atlet perorangan putri, pada babak pertama catur putra bertanding melawan Kemenag RI dengan hasil menang 3 :1. Sehingga, ke depan masih ada dua pertandingan lagi.
“Total atlet catur kita ada 5, ditambah pelatih dan menejer satu orang,” ungkapnya.***


















































