Neneng mengatakan, jika saat ini Aming bergabung di sanggar seni di Tasikmalaya, karena di Pandeglang belum ada sanggar yang menaungi perdalangan.

“Jika ke depan Aming ini punya sanggar sendiri, kita akan fasilitasi. Kita punya balai budaya dan punya program ruang publik berkreasi. Itu bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Sedangkan, Aming Ajen yang duduk dibangku kelas 2 SMKN 1 Pandeglang mengaku, sangat senang mendapat dukungan Bupati Pandeglang.[irp]

Kata Aming, dirinya akan berangkat ke Thailand dan Perancis pada bulan September 2023.

“Kita akan berangkat manggung di Paris dulu baru ke Thailand pada bulan Nopember,” terang Aming.

Diakui Aming, dirinya bergabung dengan sanggar wayang ajen sejak masih berusia 4 tahun yang diasuh Ki dalang Wawan Ajen.

“Insyaallah saya akan fokus, dan saya ke depannya ingin mengembangkan perdalangan ini di Pandeglang,” ujarnya.

Aming bercerita, pertama kali manggung pada usia 6 tahun di Kabupateb Tanggerang.

“Kebetulan orangtua saya juga dalang, kami senang kali ini bisa mengharumkan Pandeglang,” katanya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini