Presiden menyampaikan, meski di tengah beratnya tantangan krisis global, ekonomi Indonesia berhasil tumbuh positif yakni 5,44 persen pada Kuartal II tahun 2022, neraca perdagangan surplus selama 27 bulan berturut-turut, dan inflasi di kisaran 4,9 persen atau di bawah rata-rata inflasi ASEAN.

“Capaian ini patut kita syukuri. Fundamental ekonomi Indonesia tetap sangat baik di tengah perekonomian dunia yang sedang bergolak. Di satu sisi, kita memang harus tetap waspada dan berhati-hati. Namun di sisi lain, agenda-agenda besar bangsa harus kita terus lanjutkan untuk meraih Indonesia Maju,” kata Presiden.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini