Dihubungi melalui telepon seluler, Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai menjelaskan bahwa permainan lato-lato oleh para anggota Forkopimda usai acara pelantikan anggota PPK bukan bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan KPU. [irp]
Aktivitas itu, lanjutnya, merupakan spontanitas dari rombongan Bupati yang bertujuan untuk membuat konten di area acara setelah pelantikan.
“Wallahualam, saya tidak tahu siapa yang membawa dan yang pertama memain lato-lato di kerumunan Bupati tersebut. Saat itu, saya diajak ketika rombongan Bupati telah mulai memainkan permainan itu,” tuturnya.
Namun, Sujai menyebutkan, ada pesan moral ketika rombongan Bupati memainkan lato-lato di kerumunan anggota PPK saat itu.
Di antaranya, kata dia, ajakan agar masyarakat Pandeglang menolak untuk diadu-adu dalam berbagai hal, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang. [irp]
“Saya kira pesan moral itu yang positif, agar masyarakat Pandeglang lebih cerdas, dan bisa memilih antara mana yang baik dengan yang tidak,” ujarnya.***


















































