“Emang aneh, kerusakan jalan itu sudah berlangsung lama. Tapi belum juga diperbaiki, padahal ada ribuan masyarakat yang kerapa melewati jalan jembatan Kayu Wanasalam ini,” ujarnya.

Kata Angga, selain rawan kecelakaan, dampak lain akibat rusaknya ruas jalan antar kecamatan tersebut, yaitu membuat jalan poros desa di Kampung Kadugawir ikut rusak. [irp]

“Karena jalan utama rusak, maka kendaraan baik yang sifatnya roda dua ataupun empat lebih memilih jalan poros desa sebagai alternatif. Akibat itu, jalan tersebut menjadi cepat rusak,” ujarnya.

Angga berharap, dalam beberapa bulan ke depan, jalan yang menghubungkan Kecamatan Malingping dengan Kecamatan Wanasalam bisa segera dibangun.

“Harapan kita segera dibangun, karena sangat dibutuhkan. Maka dari itu, mudah-mudahan Pemkab Lebak melalui PUPR dapat segera merespon dan merealisasikan perbaikan jalan tersebut (jalan Jembatan Kayu-Wanasalam-red),” katanya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini