Ajat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat relokasi untuk para pedagang tersebut, yakni di belakang pasar masing-masing.
“Mereka membuka lapak di bahu jalan karena mengikuti pedagang lain, padahal sudah mempunyai kios di dalam,” ujarnya.
Ajat memastikan semua pedagang yang lapaknya di bongkar akan kembali mendapatkan haknya untuk bisa berjualan.
“Insyaallah kebagian semua, asal mau dan koordinasi ke pengurus pasarnya masing-masing. Kalau PKL Pasar Banjar langsung ke pasar pemerintah, dan untuk PKL Pasar Nambo serta PKL Pasar Cimol bisa langsung ke pemilik lahannya,” katanya.***[custom-related-posts title=”Berita Terkait” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]


















































