Oleh sebab itu, Presiden selalu menyempatkan diri turun langsung ke lapangan untuk melihat kesulitan yang dihadapi masyarakat.

“Kesulitan terbesar selalu dirasakan oleh mereka yang berada di bawah, oleh keluarga miskin, oleh negara yang berpenghasilan rendah. Karena itu, saya selalu berusaha untuk memperjuangkan kemerdekaan di berbagai forum,” ungkapnya.

Presiden menegaskan bahwa dunia tidak dapat dibangun dengan rivalitas dan keserakahan. Namun harus dilakukan dengan sikap toleransi dan kerja sama yang saling menghormati dan saling menguntungkan.

Kata Jokowi, melalui semangat toleransi dan kerja sama tersebut, Indonesia akan menjalankan amanat sebagai presidensi G20 tahun 2022 dan keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun 2023 mendatang.

“Presidensi Indonesia di G20 tahun ini dan keketuaan Indonesia di ASEAN tadi sudah diserahterimakan kepada saya tahun depan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini