“Apresiasi terhadap para petani talas beneng, kami akan bersama petani. Sehingga, kita mampu memenuhi kebutuhan pasar dunia,” ujarnya.
Ditemui di acara yang sama, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang M Nasir membenarkan, saat ini talas beneng bukan lagi komoditas lokal, melainkan telah menjadi varietas unggul Nasional.
“Kemarin sudah dilepas, jadi talas beneng bisa ditanam di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Nasion, meski talas beneng bisa ditanam dimana saja, tetapi hanya ada empat penangkar yang dapat menyediakan benih talas beneng tersebut, kesemuanya ada di Kabupaten Pandeglang.
Seperti, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Juhut Mandiri Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, yang memiliki potensi satu miliar pohon, dan Kelompok Tani (Poktan) Cempaka Sakti, Desa Saninten, Kecamatan Kaduhejo, dengan potensi bibit 700 ribu pohon.
Kemudian, Poktan Taruna Tani Mandiri, Desa Cempaka, Kecamatan Kaduhejo, dengan potensi 400 ribu pohon, dan Poktan Curug Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, dengan potensi 500 bibit pohon.***


















































