“Kami sangat terbuka untuk melakukan diskusi jika ada hal-hal yang membutuhkan peran serta Pemprov Banten dalam rangka menjaga NKRI itu,” ujarnya.
Al Muktabar menyebutkan, misi pengamanan Pulau Terluar sangat penting dilakukan dalam rangka penegakan kedaulatan hukum NKRI.
Oleh karena itu, kata Al Muktabar, Pemprov Banten sangat mengapresiasi dan mendukung misi mulia tersebut.
“Karena ini penegakan kedaulatan negara kita, maka NKRI harus dijunjung tinggi. Kita pertaruhkan segenap jiwa raga kita untuk Indonesia. Itu juga bagian dari membangun Banten, karena Banten maju Indonesia maju,” ujarnya.
Sementara Kolonel (Mar) Isna Muhsin Abdilah Komandan Brigade Infanteri 1/Marinir yang mewakili Komandan Pasmar 1 menjelaskan, apabila para prajurit yang ditugaskan akan dipusatkan di Pulau Deli. [irp]
Menurut Muhsin, misi pengamanan yang akan dilakukan 33 anggota Marinir berlangsung satu tahun ke depan.
“Selain pengamanan pulau Deli, ada empat pulau terluar lainnya yang dibawah jajaran kolakops Pam Puter Pasmar 1 yang menjadi wilayah tugas pengamanan Korps Marinir TNI AL yakni Pulau Rondo, Pulau Berhala, Pulau Nipah dan Pulau Sekatung” katanya.
Didampingi Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten Kolonel Laut (P) Dedi Komarudin, Muhsin mengatakan, untuk pelaksanaan patroli rutin menggunakan kapal perang unsur KRI dari Koarmada 1 dan Lanal Banten.***



















































