
LEBAK,SOROSOWAN.CO.ID – Ikatan Wartawan Lebak (IKWAL) memberikan pemahaman dasar-dasar jurnalistik kepada puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dari UKM Tikom STKIP Syekh Manshur dan UKM LPM Dialektika STISIP Banten Raya, akhir pekan lalu.
Kegiatan itu bertujuan, untuk membekali mahasiswa tentang ilmu jurnalistik agar mereka profesional, dan beretika dalam menulis berita.
Firdaus Lengkara, Humas IKWAL dipercaya menjadi narasumber dalam pelatihan tersebut.
Firdaus menyampaikan materi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta teknik dasar penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik, 5W+1H, pembuatan lead berita, akurasi data, hingga pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum dipublikasikan.
Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyampaikan, bahwa pers mahasiswa memiliki peran strategis sebagai wadah pembelajaran, sekaligus kontrol sosial di lingkungan kampus.
“Pers mahasiswa merupakan tempat lahirnya calon-calon jurnalis yang memiliki integritas. Karena itu, pemahaman terhadap kode etik jurnalistik harus menjadi fondasi utama agar setiap produk berita yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya, Minggu (6/9/2026).
Firdaus mendorong, para peserta pelatihan agar tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga menjunjung tinggi independensi, objektivitas, serta profesionalisme dalam setiap kegiatan peliputan.
Sementara itu, Ketua IKWAL Irfan Hilmi berharap, pelatihan jurnalistik tersebut dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa yang memiliki minat di dunia pers untuk mengembangkan kemampuannya sejak di bangku kuliah.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menjadi modal awal bagi para mahasiswa yang memiliki ketertarikan di bidang jurnalistik. Melalui pemahaman tentang kode etik, teknik peliputan, dan penulisan berita yang benar, para mahasiswa akan lebih siap apabila dikemudian hari memilih profesi sebagai jurnalis. Pers mahasiswa merupakan tempat yang tepat untuk menempa kemampuan, integritas, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik,” katanya.
Menurut Adok panggilan akrab Irfan Hilmi, IKWAL berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas pers mahasiswa melalui berbagai kegiatan edukatif sebagai bagian dari upaya mencetak generasi jurnalis muda yang berintegritas, profesional, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sedangkan, Ketua UKM Tikom STKIP Syekh Manshur Ilham Hidayat mengaku, senang dengan pelatihan jurnalistik tersebut, karena telah memberikan bekal yang sangat dibutuhkan oleh anggota pers mahasiswa dalam menjalankan tugas jurnalistik di lingkungan kampus.
“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat. Kami mendapatkan pemahaman baru mengenai teknik penulisan berita yang benar, sekaligus pentingnya memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap proses peliputan,” katanya.
Ketua UKM LPM Dialektika STISIP Banten Raya Irfan Suganda mengatakan, hal serupa.
Menurutnya, para peserta mengikuti pelatihan dengan penuh antusias, karena ilmu yang disampaikan dapat diterapkan langsung dilapangan.
“Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi anggota kami untuk meningkatkan kualitas pemberitaan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga pers mahasiswa semakin profesional, kritis, dan mampu menyajikan informasi yang akurat serta edukatif,” katanya.***
Penulis: Wildan Ma’ruf
Editor: Abdul Azis

















































