Bupati Dewi Ingatkan Masyarakat agar Tak Percaya Hoaks Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau

13
0
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat bersama Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengingatkan, masyarakat untuk tidak mudah percaya informasi hoaks, khusus terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Informasi resmi mengenai perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau akan disampaikan satu komando oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Diskominfo Pandeglang.

“Namun demikian, saya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap debu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut, caranya dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” kata Bupati saat meninjau pos pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Menurut Dewi, masyarakat wajib menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan, dan Pemkab Pandeglang juga menyiapkan langkah mitigasi bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda terkait hal tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan dari dampak debu vulkanik ini. Ke depan kami akan mengadakan rapat gabungan bersama Forkopimda,” ungkapnya.

“Saya berharap, masyarakat sampai termakan informasi hoaks yang menyesatkan. Kami sudah menginstruksikan informasi satu komando melalui BPBD dan Diskominfo,” imbuhnya.

Bupati Dewi menyebutkan, jika Pemkab Pandeglang telah menerima bantuan masker dari Pemprov Banten.

Masker tersebut, katanya, akan segera dibagikan kepada masyarakat, terutama warga di wilayah terdampak debu vulkanik.

“Alhamdulillah Pak Gubernur merespons. Tadi sudah dikirim dari Pemprov Banten. Tinggal nanti kita bagikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Meski terjadi erupsi, Dewi menyebut belum ada laporan wisatawan membatalkan kunjungan ke Pandeglang. Aktivitas pengunjung di sejumlah pantai juga masih berlangsung.

“Saya dapat laporan saat ini tidak ada yang membatalkan kunjungan. Bahkan di pantai-pantai juga masih banyak aktivitas pengunjung,” ujarnya.

Dewi berharap, kondisi tersebut segera berakhir, dan masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah.

“Mohon doanya, semoga peristiwa alam ini bisa secepatnya berakhir,” katanya.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini