Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Ketum SMSI Tertahan di Banda Aceh

13
0
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus
Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus (kiri) menunggu informasi kepulangan di Kota Banda Aceh, Minggu (6/9/2026). (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH,SOROSOWAN.CO.ID – Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (5/9/2026) malam, meluas.

Fenomena alam ini pun berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk penutupan ruang udara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Akibat ini, ribuan penumpang terlantar, termasuk rombongan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus.

Rombongan pengurus SMSI Pusat ini terjebak di Kota Banda Aceh, usai merayakan selebrasi pelantikan pengurus daerah di tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota, sekaligus penyerahan trofi SMSI Aceh Award 2026.

Rencana kepulangan yang telah dijadwalkan pada Minggu pagi berantakan seketika, akibat sebaran abu vulkanik yang masif.

“Kami masih menunggu perkembangan,” kata salah seorang anggota rombongan di ruang tunggu bandara.

Di tengah ketidakpastian jadwal terbang, rombongan jurnalis senior ini terpaksa memperpanjang masa tinggal mereka di Serambi Mekah sembari memantau pergerakan abu vulkanik dari layar gawai.

Sedangkan, Firdaus, Ketua Umum SMSI Pusat menyarankan, agar seluruh anggota SMSI tetap tenang. Ia memastikan, dalam waktu dekat fenomena alam akan kembali tenang, dan aktivitas penerbangan normal.

“Saya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, patuhi semua arahan pemerintah, termasuk penggunaan masker pada saat berada di luar rumah,” katanya.***

Penulis: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini