Andriani mengatakan, penyaluran air bersih merupakan hasil kolaborasi internal yang dilakukan oleh jajaran PT Banten.
Kata dia, tidak hanya dibahas dalam rapat bulanan, PT pun juga terus berupaya mengoptimalkan implementasinya di Provinsi Banten, khususnya Kota serang.
“Kita selalu menginformasikan dampak El Nino ini dalam pertemuan bulanan. Alhamdulillah, temen-temen antusias, dan akan diusahakan mengadakan penyaluran air bersih untuk kedua kalinya,” katanya.
Sementara, Pj Sekda Provinsi Banten Virgojanti mengapresiasi inisiatif PT Banten dalam mengatasi dampak El Nino. Melalui penyaluran bantuan itu, Virgo berharap, mampu dijadikan sebuah kolaborasi dalam menanamkan sikap kepedulian terhadap dampak kekeringan.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap keluarga besar Pengadilan Tinggi dan jajarannya yang telah tanggap mengatasi dampak El Nino. Semoga melalui ini kita bersama-sama memiliki komitmen mengatasi krisis air bersih ini,” katanya.
Virgojanti juga berjanji, pihaknya juga terus melakukan berupaya mengatasi kekeringan dengan melakukan strategi yang sama.
Menurutnya, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 600 ribu liter di beberapa daerah, di Provinsi Banten.
“Tentu ikhtiar ini akan terus kita lakukan. Alhamdulillah, Pemprov juga telah mengerahkan kurang lebih 75 tangki air bersih atau setara dengan 600 ribu liter air yang telah kita salurkan kepada masyarakat,” ujarnya.
Virgojanti berharap, upaya dalam menghadapi kekeringan ini bukan hanya dilakukan dengan penyaluran air bersih, tetapi juga harus diiringi dengan doa agar segala upaya mampu bermanfaat bagi semua.
“Dengan semua yang kita lakukan, saya tentu berharap tidak lupa disertai dengan ibadah yang diiringi doa. Agar kekeringan ini tidak meluas dan mampu mendorong agar cepat memasuki musim penghujan,” tuturnya.***



















































