“Diperlukan link and match antara dunia usaha dan pendidikan. Jembatan dari itu adalah optimalisasi sekolah-sekolah vokasi yang kita dorong bersama dan pemerintah hadir di sana,” ungkapnya.

Al Muktabar mengaku, dirinya sering berdiskusi dengan para investor agar kegiatan industri dijadikan sebagai laboratorium yang bisa dimanfaatkan oleh para pelajar.

Sementara itu, Ketua Yayasan Titian Tiara Cendikia Fajar Maulana menerangkan, jika sekolah yang dinaunginya baru bergerak pada jurusan sains atau IPA dan akan terus dikembangkan.

Dia mengklaim, 95 persen lulusan sekolahnya diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Fajar berpesan, kepada para siswanya agar menjadi seperti air. Di manapun ditempatkan bisa menyesuaikan diri.

“Jika di gelas, air menyesuaikan dengan ruang yang ada di gelas, jika di ember, ia menyesuaikan dengan ruang yang ada di ember. Artinya, di manapun kalian berkarir nanti, tetaplah menjadi diri kalian sendiri, dengan berbagai bekal pengetahuan dan agama yang sudah ditanamkan di sini,” tuturnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini