“Semangat jihad itu relevan dan sejalan dengan semangat pembangunan yang sedang Pemerintah lakukan.Tantangan bangsa Indonesia ke depan sangat dinamis, sehingga dibutuhkan seorang generasi muda yang kuat,” ucapnya.
Al Muktabar mengingatkan, agar semua generasi menjadi insan yang cerdas, peduli terhadap sesama, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.
“Mari kita renungkan dan amalkan semangat jihad santri dalam kehidupan sehari-hari,” katanya. [irp]
Al Muktabar mengatakan, perjuangan saat ini bukanlah perjuangan fisik semata. Perjuangan secara luas adalah memerangi kebodohan, ketidakadilan, kemiskinan, dan semua bentuk ketidaksetaraan.
“Kita bersama-sama bisa menjayakan negeri ini dengan membawa perubahan yang positif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Al Muktabar mengatakan, Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang komplek.
Katanya, di tengah dinamika global yang terus berubah, santri memiliki peran kunci dalam menjaga keutuhan nilai-nilai keagamaan dan moral dalam masyarakat.
“Mari kita bersatu, terus berjuang dan menjalankan peran sebagai agen perubahan yang membawa kemajuan bagi negeri ini,” ungkapnya.
Hadir dalam apel HSN Tahun 2023, Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, Pj Sekda Banten Virgojanti, Kepala Kemenag Provinsi Banten Nanang Fatchurrochman, Ketua PB Mathla’ul Anwar Embay Mulya Syarif, para Kyai dan pengasuh Ponpes di Banten.***



















































