“Kenapa hal ini harus dilakukan, karena untuk mewujudkan generasi qurani di Kabupaten Pandeglang yang terkenal dengan sebutan kota seribu ulama sejuta santri,” ujarnya.

Irna mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjalin persatuan dan kesatuan, karena dengan bersatu, tidak akan mudah di pecah belah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kita harus yakin, dengan begitu akan terwujud masyarakat yang kondusif, hidup dalam kerukunan dan ketenteraman,” ungkapnya.

Diketahui, pada malam itu ribuan warga dari berbagai kalangan yang berasal dari wilayah Pandeglang berbondong-bondong memadati Alun -alun Pandeglang untuk menghadiri ceramah UAS.

Pada acara itu hadir, Abuya Muhtadi, anggota DPR RI dari Fraksi PKS Achmad Dimyati Natakusuma, para anggota DPRD Pandeglang dan unsur Forkopimda Pandeglang.

Sementara itu, UAS dalam ceramahnya mengatakan, sesama umat muslim bersaudar, karena diikat oleh kalimat tauhid Laa ilaaha illallah.

Sedangkan, kata dia, jika kita berbeda akidah maka diikat oleh ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini