“Mulai dari krisis energi dan krisis keuangan, dengan bersama kita bisa menghadapinya dengan baik,” kata Al Muktabar.
Menurutnya, kemarau berkepanjangan dan disusul dengan El Nino, begitu sangat terasa bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
“Kita dibutuhkan kerja kolaborasi, tidak hanya antara eksekutif dan legislatif, tetapi semua termasuk unsur masyarakat, sehingga mampu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” katanya.
Al Muktabar menyinggung soal harga beras di pasaran yang belakangan mengalami kenaikan harga. Dia meminta, hal itu untuk disikapi secara bersama-sama.
“Mungkin secara produksi kita cukup, tapi ketika sudah siap jual, ada hukum pasar yang berlaku di situ. Sehingga harus ada pengawasan yang benar-benar terkontrol,” katanya.
Al Muktabar mendorong, masyarakat Banten, khususnya masyarakat Kabupaten Tangerang untuk bersama-sama menerapkan diversifikasi pangan non beras.



















































