“Jadi kita secara yuridis formal sudah lengkap dan sudah ada dasarnya. Harusnya sudah mulai ditindaklanjuti, tapi tidak tahu alasannya kenapa tidak ditindaklanjuti. Target saya, sebelum akhir tahun ini semua OPD sudah memilikinya,” katanya.

Aber mengaku sangat berharap bagaimana perpustakaan khusus bisa berjalan di seluruh OPD di Kabupaten Serang. Seperti di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dengan berdirinya pojok baca yang difasilitasi DPKD pada akhir tahun 2022 lalu.

“Sudah kami pinjami buku berikut raknya, jadi yang lain pun jika belum mempunyai buku, insyaallah kita punya program silang layang. Akan kami beri bantuan, bukan untuk dimiliki tetapi akan berkeliling bukunya, jadi dari satu OPD ke OPD berikutnya,” katanya.

Sedangkan, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pemberdayaan Kegemaran Membaca pada DPKD Kabupaten Serang Andi Suriati mengatakan, dari 28 OPD baru Disporapar yang sudah membentuk pojok baca.

Dia berharap, untuk OPD-OPD lainnya ke depan bisa mengikuti dengan membuat perpustakaan khusus.

“Saya beraharp OPD lain segera membuat perpustakaan khusus atau minimal pojok baca, untuk buku-bukunya kami yang akan memfasilitasinya,” kata Andi.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini