Gercep, Pemkab Pandeglang Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Perkembangan Aktivitas Gunung Anak Krakatau

3
0
Apel kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Anak Krakatau
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat menjadi inspektur upacara dalam apel kesiapsiagaan bencana erupsi Gunung Anak Krakatau, di Alun-alun Berkah Pandeglang, Senin (7/9/2026). (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Pemkab Pandeglang bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait bergerak cepat (Gercep) memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dengan cara apel kesiapsiagaan bencana, bertempat di Alun-alun Berkah Pandeglang, Senin (7/9/2026).

Dalam kesempatan ini Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani hadir sebagai inspektur upacara, dengan peserta apel para anggota Satgas PRCPB Kodam III/Siliwangi serta unsur Polri.

Dalam amanatnya, Bupati Dewi Setiani menyampaikan, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau harus disikapi secara serius, terukur dan berdasarkan informasi resmi dari instansi yang berwenang.

“TNI, Polri dan seluruh unsur terkait berada dalam kondisi siap untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan apabila terjadi perkembangan situasi kedaruratan,” katanya.

Dewi berharap, seluruh pihak harus mampu menjaga dua hal secara bersamaan, yakni meningkatkan kewaspadaan sekaligus menjaga ketenangan masyarakat.

Katanya, masyarakat jangan panik atas informasi yang tidak benar atau tidak utuh. Namun demikian, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau juga tidak boleh dianggap ringan.

“Apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan perkembangan situasi,” ujar Dewi.

Bupati menyebutkan, kesiapsiagaan ini meliputi personel, sarana dan peralatan, jalur koordinasi, sistem komunikasi, jalur evakuasi hingga pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi darurat.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan, apel bersama menjadi momentum untuk memperkuat komitmen antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana.

“Kegiatan hari ini untuk menguatkan komitmen antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan unsur lainnya, termasuk dalam pembagian tugas dalam menghadapi perkembangan situasi,” katanya.

Dhyno mengungkapkan, Polres Pandeglang menyiapkan sekitar 500 personel untuk mendukung langkah kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

“Personel yang kami turunkan kurang lebih 500 personel. Kami harap masyarakat tetap bersikap tenang dan tidak panik,” ujarnya.

Sedangkan, Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra menegaskan, jajaran Kodim 0601 Pandeglang siap memberikan dukungan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Kami dari jajaran Kodim siap mendukung dengan segala kelengkapan yang ada sehingga dapat memitigasi ancaman yang ada,” katanya.

Menurutnya, kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap kemungkinan perkembangan situasi di lapangan.

Terpisah, Wakil Ketua II DPRD Pandeglang Dadi Rajadi menilai, kesiapsiagaan seluruh unsur harus didukung dengan anggaran yang memadai.

Menurutnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting agar berbagai upaya mitigasi dan penanggulangan bencana dapat berjalan secara optimal.

“Kesiapan akan sia-sia jika tidak didukung dengan anggaran yang memadai. Kami akan mendorong dari sisi penganggaran yang akan dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini