langkah-langkah yang telah dilakukan Bupati Pandeglang. Terutama, kata dia, sikap responsif dengan cepat dikeluarkannya status tanggap darurat.

Namun, politisi Partai Golkar ini menyarankan, agar tindakan tersebut diikuti oleh aparatur pemerintah lainnya. Semisal, melakukan pendataan korban gempa yang objektif, pemberian bantuan yang tepat sasaran serta kemungkinan-kemungkinan lain di lapangan. “Ke depan Pemkab Pandeglang harus berani mengalokasikan anggaran besar khusus untuk penanganan bencana. Apalagi setelah ini (gempa-red) ada kemungkinan gempa susulan. Informasi dari BMKG potensi gempa di Pandeglang ada sekitar 13 yang berpusat di Kecamatan Sumur. Saya kira ini harus diterjemahkan dari sisi anggaran. Dari mana lagi dananya jika tidak diambil dari dana TT (tidak terduga-red),” ujar Habibi.
Dia pun berharap, semua stakeholder ikut bahu membahu turun ke lapangan membantu masyarakat yang terkena dampak gempa. “Bagi pengusaha atau warga yang memiliki kelebihan rezeki, silahkan untuk berbagi. Ini saatnya kita bersama menunjukkan sikap kepedulian terhadap sesama,” kata Habibi. ***


















































