Dia mengingatkan, potensi bencana berpeluang besar ada. Akan tetapi tidak perlu khawatir, karena dengan bekal pelatihan semua akan tertangani dengan baik. “Kita sudah siap untuk menghadapi apabila bencana terjadi, sehingga meminimalisir adanya korban,” katanya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku, untuk mengantisipasi adanya potensi gempa bumi dan tsunami, Pemkab sudah sering melakukan pelatihan evakuasi. Waktunya, setiap hari Senin. Hal tersebut dilakukan, sebagai antisipasi agar pada saat musibah terjadi korban jiwa dapat terminimalisasi.

“Kegiatan ini tidak lain untuk melatih agar warga tidak panik dan paham harus berbuat apa apabila terjadi bencana gempa bumi ataupun tsunami. Wilayah yang terdampak gempa bumi cukup banyak yakni wilayah Kecamatan Sumur. Di daerah itu tidak ada shelter tsunami,” katanya seraya mengatakan,  kedepan sebaiknya di wilayah tersebut dibangun shelter tsunami. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini