Udi meyakini, jika semua kriteria calon sekda itu terpenuhi, minimal 90 persennya, Pandeglang ke depan akan semakin maju dan masyarakatnya sejahtera.

Udi mengapresiasi, kolaborasi bupati dengan sekda definitif yang pernah dilakukan beberapa tahun lalu, karena telah membawa Pandeglang ke arah kemajuan.

Waktu itu, kenang dia, keinginan mayoritas masyarakat terpenuhi, dan tidak pernah gaduh di lingkungan ASN hanya gara-gara salah dalam menentukan kebijakan. [irp]

“Saya ingin, sampai periodesasi dewan ini berakhir, suasana nyaman itu kembali terulang. DPRD, Pemkab dan unsur Forkopimda lainnya kompak, duduk bersama melayani semua kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Orang nomor satu di gedung DPRD Pandeglang ini juga mengingatkan, agar panitia seleksi calon sekda bekerja transparan, profesional, dan akuntabel.

Kata Udi, semua aturan main seleksi, sebagaimana diperintahkan undang-undang harus dilaksanakan dengan baik. Jangan hanya dengan alasan mengejar waktu, tahapan demi tahapan seleksi tidak dijalankan sebagaimana mestinya.

“Kemudian, saya juga ingin menambahkan, patuhi norma-norma kedaerahan. Kedepankan asas musyawarah yang tidak melanggar aturan, jika mendapati persoalan,” ujarnya. [irp]

Sebelumnya diberitakan, seleksi calon sekda atau proses penyaringan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Pandeglang, mulai digelar.

Proses seleksi diawali dengan penerimaan berkas oleh panitia, dari tanggal 21 Februari hingga 6 Maret 2023, dan dilanjutkan pemeriksaan berkas administrasi oleh tim sekretariat, dari tanggal 27 Februari hingga 7 Maret.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini