“Maka dari itu KPK bersilaturahmi kemudian berkomitmen dalam memberantas korupsi karena KPK tidak mampu berjalan sendiri,” ungkapnya

Menurut Ghufron, ponpes memiliki kontribusi yang sangat penting dalam pencegahan korupsi. Menanamkan nilai-nilai integritas antikorupsi kepada para santri sebagai penerus perjuangan pembangunan.

“Negara kita, bahkan Provinsi Banten itu sendiri masih butuh bantuan bukan hanya doa, dan harapan, tapi kerja nyata untuk melanjutkan pembangunan tanpa korupsi,” ungkapnya.

Sedangkan, Wali Kota Serang Syafrudin berharap dengan hadirnya KPK di tengah masyarakat Banten terutama di Kota Serang mampu memberikan pemahaman dalam memberantas korupsi.

“Dengan ini masyarakat memiliki pengetahuan tentang korupsi sehingga bisa mengerti, melawan lalu melaporkan jika terjadi tindakan korupsi di tengah kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Sementara Pengasuh Pondok Pesantran Daar El Istiqomah Kyai Sulaeman Ma’ruf mengatakan, nilai-nilai korupsi ini harus disertai dengan penanaman akhlak yang baik. Sehingga ilmu dan akhlak bisa dikolaborasikan dalam membina peserta didik untuk menjadi sebaik-baiknya umat.

“Dalam pembelajaran, akhlak itu nomor satu. Bukan ilmu yang di depan. Jika akhlak di depan dan diiringi dengan ilmu, maka korupsi tidak akan terjadi,” katanya.***[custom-related-posts title=”Berita terkait” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini