“Mahasiswa harus senantiasa melakukan konsultasi dan koordinasi intensif dengan dosen pembimbing lapangan,” katanya.
Pandji berharap, mahasiswa sebagai agen pembaharuan harus mampu memposisikan dan menyesuaikan diri dengan masyarakat selama mengikuti KKN.
Di tempat itu, lanjut dia, mahasiswa dapat berperan sebagai pemberi informasi, motivator, penghubung antar sistem atau fasilitator.
“Peran ini tidak mudah, karena permasalahan di masyarakat sangat kompleks dan beragam sebagai dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.
Sebagai informasi, KKN mahaiswa UIN SMH Banten diikuti 188 mahasiswa. Mereka ditempatkan diempat kecamatan di Kabupaten Serang, yakni Kecamatan Tunjung Teja sebanyak 130 orang, Kecamatan Pontang 15 orang, Kecamatan Tirtayasa 15 orang, dan Kecamatan Mancak 28 orang. ***



















































Untuk penetapan kkn uin adakh di wilyah mancak desa sangiang,