“Bagaimana mereka bisa dikatakan pro rakyat, jika untuk menghadiri rapat pembahasan anggaran saja leha-leha. Kan jelas rapat pembahasan APBD itu untuk kepentingan rakyat,” katanya kepada sorosowan.co.id.

Entis mengajak masyarakat untuk berpikir jernih, dengan tidak lagi memilih wakil rakyat yang hanya mau menerima gaji.

“Anggota DPRD itu digaji untuk bicara dan menghadiri rapat-rapat untuk kepentingan rakyat. Jadi, jika ada anggota dewan yang tidak melakukan itu, berarti mereka khianat kepada rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Pandeglang Puji Widodo memastikan, jika semua surat undangan untuk Rapat Paripurna sudah tersampaikan kepada masing-masing anggota dewan.

“Kami yakin, semua anggota dewan sudah mengetahui tentang jadwal Rapat Paripurna hari ini. Karena selain undangan, juga telah diumumkan di dalam group WhatsApp,” katanya.

Puji menyebutkan, jika ketidakhadiran sejumlah anggota dewan dalam Rapat Paripurna sebagaimana yang dijadwalkan itu, karena bentrok dengan agenda intern yang ada di masing-masing partai.

“Informasinya seperti itu, ada lima partai yang sedang menggelar acara di Jakarta, dan harus dihadiri masing-masing anggota partai,” tuturnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini