“Dunia hanya bisa produksi maksimal 4 ton per hektare, tapi kita di sini bisa lebih, asal mengikuti prosedur yang kita buat,” ucapnya.

Menurut Ali Zum Mashar, Indonesia berpotensi menjadi swasembada daging dan telur dengan memanfaatkan limbah jagung dan kedelai untuk dijadikan sebagai pelet ayam.

“Ini yang akan kita kembangkan untuk kerja sama dengan kerajaan Malaysia. Kita bisa bangun kedaulatan pangan dengan mitra dari Internasional,” ujarnya.

Sedangkan, Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Sri Haji Mohamad bin Sabu mengaku kagum dengan keindahan sektor wisata di Kabupaten Serang.

“Kita satu rumpun dan satu keturunan. Oleh karena itu, kita harus sering bekerja sama seperti saat kejadian tsunami di Aceh dan gempa di Palu lalu,” ujarnya. [irp]

Datuk Sri Haji Mohamad mengapresiasi, potensi pertanian yang sudah dikembangkan tersebut.

“Semoga kita bisa bekerja sama dengan memanfaatkan kelebihan yang ada pada masing-masing,” ucapnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini