“Kami akan tindak semua pengendara yang melakukan kesalahan itu,” katanya.
Viadiniati berharap, dengan Ops Keselamatan Maung 2022 kepatuhan dan disiplin masyarakat Pandeglang dalam berlalu lintas meningkat, sehingga berdampak terhadap menurunnya angka kecelakaan.
“Bukan hanya itu, dengan operasi tersebut penyebaran Covid-19 juga dapat ditekan,” tutupnya.
Sementara itu Rusli, seorang pengguna jalan asal Kecamatan Pandeglang mendukung digelarnya operasi lalu lintas tersebut.
Namun, dia berpesan, agar penegakan aturan dalam kegiatan itu dilakukan secara tegas khususnya terhadap pengendara yang melanggar aturan over dimensi dan over loading (ODOL).
“Saya melihat yang kerap membahayakan itu mobil besar, seperti truk pasir. Selain over loading, juga kerap membawa pasir basah,” katanya. ***


















































