“Pemerintah tetap mewajibkan pelaku perjalanan yang tiba dari luar negeri untuk melakukan tes usap PCR. Kalau tes PCR-nya negatif, silakan langsung keluar dan bisa beraktivitas. Kalau tes PCR-nya positif, akan ditangani oleh Satgas Covid-19,” kata Presiden.

Tak hanya itu, lanjutnya, situasi pandemi yang membaik juga membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Pemerintah mengizinkan umat muslim untuk melakukan salat tarawih berjamaah dan Pemerintah juga memperbolehkan mudik Lebaran.

“Tahun ini, umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan, dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” papar Presiden.

Sedangkan, untuk pejabat dan pegawai Pemerintah, Presiden menegaskan bahwa Pemerintah melarang untuk melakukan buka puasa bersama dan juga open house di saat Lebaran nanti.

“Semoga tren yang semakin membaik ini dapat kita pertahankan. Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini