“Ini untuk mewujudkan kehidupan yang aman, nyaman, sejahtera serta memperkokoh NKRI yang berdasarkan asas Pancasila, UUD 45 dan Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.
Al Muktabar menyebutkan, bangsa Indonesia saat ini disatukan oleh sikap saling memiliki, atas keberagaman yang kompleks. Sehingga, apabila tidak dirawat dengan baik, dapat dipastikan akan muncul percikan perpecahan.
“Ini merupakan bentuk ikhtiar kita dalam membangun ke-Indonesiaan itu. Karena Indonesia itu disatukan dalam beberapa pemikiran saling memiliki,” katanya.
Sementara Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengatakan, para tokoh asal Banten mempunyai sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan ketokohan mereka sangat diperhitungkan oleh para penjajah waktu itu.
“Ada Abdul Fatah Hasan, Husain Djajadiningrat dan Maria Ulfah. Bahkan saat ini banyak juga tokoh yang dari Banten menjadi tokoh nasional yang sudah dikukuhkan,” katanya.
Basarah mengaku, tidak meragukan rasa cinta tanah air atau nasionalisme masyarakat Banten.
“Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan hingga tahun 2021 lalu, tingkat kerukunan keberagaman di Provinsi Banten sudah cukup tinggi, mencapai 69 persen lebih,” ujarnya.***



















































