PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita marah besar dengan belum dilaksanakannya pembangunan reaktivasi (pengaktifan kembali) jalan Kereta Api (KA) Rangkasbitung-Labuan.

Dia menggerutu dan mengancam akan segera mendatangi Kementerian Perhubungan (Kemehub) untuk mempertanyakan hal itu.

Irna menegaskan, janji Pemerintah Pusat melalui Kemenhub yang disampaikan pada 2017 lalu tentang rencana reaktivasi jalan KA Rangkasbitung-Labuan hingga saat ini tidak terbukti.

Padahal, seluruh stakeholder, mulai dari unsur Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM) hingga warga yang bakal terkena dampak dari proyek itu telah diberikan pengarahan dan siap mendukung kegiatan itu.

“Kami benar-benar kecewa tentang hal itu, tolong nih kepada teman-teman wartawan untuk mendorong janji Pusat itu. Bantu Bupati, gempur Pusat dan Provinsi supaya Pandeglang benar-benar diperhatikan,” tandas Irna dalam acara pertemuan dengan para awak media di Kabupaten Pandeglang, Senin (28/3/2022).

Hadir dalam pertemuan itu, Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban, Pj Sekda Pandeglang Taufik Hidayat, Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Utuy Setiadi Bebby, Asda Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kurnia Satriawan, Asda Admistrasi Ramadani dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pandeglang.

Menurut Irna, sebelum mendatangi Kemnhub terlebih dahulu akan dibuat surat. Tujuannya, untuk memudahkan komunikasi agar aspirasi yang akan disampaikan sudah diketahui sebelum pertemuan.

“Teknisnya, seperti roadshow. Kami akan dobrak Pusat, supaya benar-benar memperhatikan Pandeglang,” tegasnya.

Irna menyebutkan, selain reaktivasi jalan KA Rangkasbitung-Labuan, proyek Pemerintah Pusat yang hingga saat ini tidak terlaksana di Pandeglang adalah rencana Pelabuan Tanjung Lesung dan Bandara Perintis Panimbang.

“Begitu juga dengan jalan tol, kami usulkan agar ada empat pintu tol di Pandeglang tetapi yang diakomodir Pusat baru dua pintu tol yakni pintu tol Bojong dan Panimbang. Tapi mudah-mudahan, untuk pintu tol Pagelaran yang diajukan dapat direalisasi,” ungkapnya.

Senada dikatakan Bupati Irna Narulita, Wabup Pandeglang Tanto Warson Arban berharap, agar para wartawan Pandeglang bisa menjadi media penyambung antara Pemkab Pandeglang dengan Pemerintah Pusat.

Dia meminta, informasikan berita-berita positif tentang Pandeglang, agar kepercayaan Pemerintah Pusat, investor dan para pelaku usaha lainnya terhadap Pandeglang bisa semakin kuat.

“Saya yakin tanpa peran jurnalis, cita-cita Bupati dan Wakil Bupati tidak akan terwujud. Karena hanya melalui jemari wartawan, baik dan tidaknya sebuah Pemerintahan bisa terpublikasi secara masif,” katanya. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini