Dia menyebutkan, selain berhasil mencetak seratus keping KTP dan mencetak 114 lembar KK, dalam dua hari tersebut juga sukses membuat 89 lembar akta kelahiran, mencetak 87 Kartu Identias Anak (KIA) dan melakukan 133 perekaman.

“Sebetulnya kita bisa mencetak lebih banyak lagi KTP dan KK di hari itu apabila jaringan internetnya stabil. Makanya, hingga waktu kunjungan berakhir masih ada 86 berkas KK dan 114 blangko KTP yang masih perlu dikerjakan,” ujar Lia.

Kepala Desa (Kades) Kujangsari, Kecamatan Cibeber Sudarman mengatakan terbantu dengan adanya program jemput bola pembuatan administrasi kependudukan, seperti KK, KTP dan akta kelahiran.

Katanya, selain prosesnya lebih cepat, datanya juga lebih akurat. Sangat jauh terhindar dari kesalahan penulisan huruf dan angka.

“Intinya kami sangat terbantu dengan program seperti ini (program jemput bola-red). Harapannya, ke depan hal seperti itu terus dilakukan,” kata Sudarman. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini