Tatu mengatakan, sebelum mempersiapkan anak-anak masa depan, terlebih duhulu harus menguatkan kompetensi para pendidiknya.

“Upaya ini sengaja dilakukan, supaya guru PAUD punya materi, punya bahan ajar yang sesuai dengan karakter anak-anak usia dini. Saya ingin, anak-anak kita dididik oleh guru yang mumpuni, yang siap mendidik dengan baik,” ujarnya.

Sedangkan untuk insentif, kata Tatu, dari total jumlah guru PAUD 4.359 orang, baru 3.076 guru PAUD yang bisa terakomodir. Total anggaran untuk memenuhi kebutuhan itu mencapai Rp5,5 miliar.

“Tentu ini harus kita tingkatkan, seiring dengan peningkatan pendapatan daerah, insentif juga kita upayakan meningkat. Saya ucapkan terima kasih kepada guru-guru PAUD, yang telah sangat membantu Pemda Kabupaten Serang,” ujarnya.

Tatu mengakui, jika program beasiswa dan insentif guru PAUD tidak terlalu populer, karena dampaknya baru akan dirasakan puluhan tahun mendatang.

“Namun ini untuk masa depan. Kita menyiapkan estafeta pembangunan, menyiapkan anak-anak kita menjadi generasi yang handal, cerdas spiritualnya, dan cerdas juga IQ-nya,” jelasnya.

Sementara Ketua IKBA Kabupaten Serang Kurota Akyun mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Serang yang selalu konsisten memberikan perhatian kepada guru PAUD.

Pada kesempatan tersebut, dia pun menobatkan Bupati Tatu sebagai bunda PAUD Istimewa Kabupaten Serang.

“Alhamdulillah, kami pun terus bersinergi dengan Pemda Kabupaten Serang, menciptakan keluarga unggul dan sejahtera,” katanya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini