TANGERANG,SOROSOWAN.CO.ID – Sepuluh program pokok PKK dilakukan penilaian dan evaluasi oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Banten.
Pelaksanaan penilaian dan evaluasi dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-54, dilaksanakan di Kantor Kelurahan Cibodas Baru, Jalan Swasa Raya, Kota Tangerang, Rabu (24/6/2026).
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tinawati Andra Soni mengatakan, evaluasi dan penilaian pelaksanaan 10 Program Pokok PKK bertujuan untuk perbaikan dan pengembangan program.
Tinawati berharap, ada saling berbagi ilmu antar para pengurus PKK, baik untuk diterapkan di wilayah lain maupun di seluruh Provinsi Banten.
“Evaluasi dan penilaian bagian dari memastikan bahwa implementasi 10 program PKK berjalan dengan baik,” kata Tinawati.
“Kegiatan evaluasi bukan semata-mata untuk menentukan penilaian atau penghargaan. Lebih dari itu merupakan sarana untuk mengukur capaian pelaksanaan program PKK,” sambungnya.
Tinawati menjelaskan, selain sebagai implementasi, kegiatan penilaian ini juga untuk bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai inovasi, dan untuk dapat mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di seluruh wilayah.
Tinawati meyakini, dari evaluasi itu, diperoleh gambaran mengenai peran para kader PKK dalam memberdayakan keluarga. Termasuk bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
Tinawati menekankan, soal pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanam sayuran, pangan lokal, ataupun apotek hidup. Kegiatan menanam menurutnya harus dimulai dari level keluarga untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan mendorong kesejahteraan keluarga.
“Kader PKK Kota Tangerang dengan lahan yang terbatas bisa melaksanakannya,” ucapnya bangga.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam sambutannya, menyampaikan, apresiasi atas kehadiran ketua TP PKK Provinsi Banten. Menurutnya, evaluasi dan penilaian menjadi penyemangat para kader PKK Kota Tangerang.
“Gerakan PKK sebagai mitra strategis pemerintah melalui 10 Program Pokok PKK dan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM),” ungkapnya.
“Alhamdulillah PKK dan pelayanan 6 SPM Kota Tangerang terbaik di Indonesia,” ucap Sachrudin.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan peran serta partisipasi, keterlibatan semua pihak dalam pembangunan agar masyarakat lebih sejahtera lagi.
Sachrudin mengajak, masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran pembangunan mulai dari level keluarga.
“Membangun bangsa dimulai dari diri kita, keluarga, lingkungan, dan menghadirkan dampak nyata kepada masyarakat. Gotong royong sebagai budaya kita harus tumbuh dan berkembang dalam menyelesaikan persoalan masyarakat,” katanya.***
Penulis: RD Dikdik M
Editor: Abdul Azis



















































