PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Anggota Komisi X DPR RI Ali Zamroni berjanji, akan terus mendorong kemajuan sektor pendidikan di Kabupaten Pandeglang.
Namun, katanya, peningkatan kualitas pendidikan itu memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan, sehingga target itu tercapai.
Demikian janji tersebut dikatakan Ali Zamroni dalam acara Workshop Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dilaksanakan di Hotel Horison Altama Pandeglang, Selasa (16/6/2026).
Hadir Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, anggota Komisi V DPRD Banten Rifki Hermansyah, Wakil Ketua DPRD Pandeglang Fikri Pebriyansah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Pandeglang Doni Hermawan, dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Sutoto.
“Kami di Komisi X DPR RI akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program peningkatan kualitas pendidikan, termasuk di Kabupaten Pandeglang. Pendidikan adalah fondasi utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing,” tandas Ali Zamroni.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani dalam sambutannya, menegaskan, bahwa kualitas pendidikan memiliki peran strategis dalam menentukan kemajuan suatu bangsa.
Menurutnya, keberadaan guru yang berkualitas dan profesional akan mampu mencetak generasi yang berkarakter, berdaya saing, serta siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dewi mengatakan, bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul harus menjadi prioritas bersama.
“Sumber daya manusia yang berkualitas merupakan salah satu faktor utama yang dapat mendorong kemajuan bangsa. Dengan pendidikan yang baik, akan lahir berbagai inovasi dan kreativitas yang mampu meningkatkan daya saing,” katanya.
Bupati menegaskan, peran guru sangat penting dalam membentuk karakter serta mengembangkan potensi peserta didik. Sehingga, para pendidik dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan berinovasi dalam metode pembelajaran agar mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
“Guru harus terus berinovasi dalam memberikan pembelajaran kepada anak didik agar mampu mencetak generasi yang hebat, kreatif, dan siap menjawab tantangan masa kini maupun masa depan,” katanya.
Bupati mengatakan, bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda-beda. Tugas seorang guru, lanjutnya, adalah mengenali serta mengembangkan potensi tersebut agar dapat tumbuh secara optimal.
“Tidak ada murid yang bodoh. Pada dasarnya setiap anak memiliki potensi dan kelebihan masing-masing. Tinggal bagaimana guru mampu menggali, membimbing, dan mengembangkannya sehingga menjadi bekal bagi masa depan mereka,” ungkapnya.
Selain berperan dalam mencetak generasi unggul, Bupati Dewi menyebut, bahwa peningkatan mutu pendidikan juga menjadi salah satu solusi penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. Sebab, pendidikan yang berkualitas akan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan meningkatkan taraf hidup.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dampaknya sangat besar. Semakin baik kualitas pendidikan, maka semakin besar pula peluang masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya,”
tegasnya.***
Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis



















































