JAKARTA,SOROSOWAN.CO.ID – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menghadiri acara Peringatan Hari Konstitusi dan HUT ke-77 MPR RI, yang digelar di Gedung Nusantara IV MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2022).
Dalam sambutannya, Ma’ruf Amin menegaskan bahwa Undang-undang Dasar 1945 sebagai konstitusi negara bukanlah sebuah dokumen kenegaraan. Akan tetapi, di dalam konstitusi telah diatur landasan dan prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan pemerintahan dan bernegara yang telah disepakati.
Oleh karena itu, lanjutnya, konstitusi harus menjadi rujukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Konstitusi harus menjadi rujukan, sumber utama dalam penyusunan undang-undang, dan segala peraturan di bawahnya yang melingkupi kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Menurut Ma’ruf, rujukan yang dimaksud adalah prinsip, nilai, maksud, dan tujuan yang terkandung di dalamnya. “Jadi bukan hanya disebut sebagai pemenuhan syarat formal, namun tidak ada realisasinya,” ujarnya.
Wapres menyebutkan bahwa untuk benar-benar mengimplementasikan konstitusi sebagai dasar bernegara, diperlukan kesadaran dan kesungguhan yang tinggi. “Dibutuhkan kesadaran dan kesungguhan dalam menghidupkan jiwa konstitusi sebagai moralitas bangsa, antara lain nilai kejujuran, kesungguhan, kebersamaan, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Khususnya, lanjut Wapres, dalam peneguhan kembali prinsip dan tujuan bernegara yang terkandung di dalam konstitusi tersebut untuk membangun tatanan kehidupan yang mapan dan kuat pasca pandemi Covid-19.
“Prinsip, nilai, dan tujuan bernegara yang terkandung di dalam konstitusi menjadi landasan yang kokoh dan prospektif bagi upaya pemulihan dan kebangkitan negara. Kita mesti meneguhkan beberapa fundamen penting bernegara, yaitu identitas sebagai bangsa yang kuat, menonjolkan gotong royong, persatuan dalam keberagaman,” ujarnya.



















































