Penyalarun PKH dan BPNT
Bupati Raden Dewi Setiani didamping Kepala Dinsos Pandeglang Wawan secara simbolis menyalurkan bantuan BPNT kepada KPM, di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kamis (28/8/2025). (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) triwulan kedua April-Juni tahun 2025, cair. Secara simbolis penyaluran dilakukan di Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kamis (28/8/2025).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang Wawan mengatakan, proses penyaluran kedua bantuan tersebut melibatkan petugas dari bank Mandiri berjumlah 150 orang.

“Setiap hari ada lima kecamatan pendistribusian dengan petugas dari bank Mandiri, nanti akan selesai untuk seluruh kecamatan pada 4 September 2025,” ungkapnya.

Menurut Wawan, bagi penerima manfaat yang tidak dapat hadir ke tempat pengambilan, maka akan dilakukan kunjungan langsung rumah keluarga penerima manfaat (KPM) setelah penyaluran bantuan yang dijadwalkan selesai dilaksanakan.

“Nanti setelah jadwal ini selesai, kami akan lakukan kunjungan ke rumah-rumah KPM yang sebelumnya berhalangan hadir. Ini tidak boleh diwakilkan, dan apabila ada KPM meninggal dunia tidak bisa dialihkan ke ahli waris,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani yang hadir dalam acara pencairan bantuan tersebut, meminta petugas penyalur PKH dan BPNT untuk memberikan prioritas pelayanan kepada kelompok rentan, khususnya lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Menurut Dewi, kelompok rentan tersebut tidak seharusnya menunggu lama dalam antrean, karena kondisi fisik mereka yang sangat membutuhkan perhatian terlebih dahulu.

“Saya minta petugas mendahulukan lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui agar mereka tidak terlalu lama mengantre. Ini penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan mereka,” ujarnya.

Dewi mengingatkan, agar pendistribusian bantuan dilaksanakan dengan tertib, transparan, dan tepat sasaran. Sehingga, masyarakat benar-benar dapat merasakan manfaat dari program pemerintah tersebut.

“Yang tidak bisa hadir karena sakit tidak bisa diwakilkan, nanti petugas akan jemput bola dalam pendistribusiannya,” katanya.

Dewi berharap, dengan adanya perhatian khusus dalam proses penyaluran, bantuan sosial ini dapat berjalan lebih humanis dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Pandeglang.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini