Vivit menjelaskan, konten rujukan dalam pembuatan bahan ajar dan LKS tersebut adalah tentang mangrove dan satwa badak Jawa yang habitatnya hanya ada di Kabupaten Pandeglang.

Terkait juri, lanjutnya, telah disepakati dari Dindikpora Pandeglang dan FKIP Unma.

“Kami sudah menyediakan uang jutaan rupiah untuk para juara dan ada pemenang favorit. Hadiah menarik menanti. Selain itu, kompetisi ini juga gratis, tanpa uang pendaftaran. Para peserta hanya diwajibkan untuk memfolow akun intagram dan chanel youtube @alabamaindonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dindikpora Pandeglang Sutoto mengapresiasi digelarnya kompetisi tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut positif, guna memperkaya bahan ajar untuk para guru dalam penerapan mulok PLH yang akan dilaksanakan di tahun 2023 mendatang.

“Sangat bagus ini, nanti karya para pemenang atau karya peserta yang terpilih bisa dipakai untuk bahaan ajar tahun 2023 mendatang,” katanya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini