Suharyanto mengaku prihatin dengan dampak gempa yang terjadi di Kabupaten Pandeglang. Katanya, dari puluhan kabupaten/kota yang terdampak gempa, Pandeglang-Banten yang terparah. “Saya sangat merasakan kepedihan yang dialami para korban gempa,” katanya.

Bukan hanya bantuan operasional, anggota TNI aktif bintang tiga ini juga memberikan logistik berupa tenda pengungsi, selimut, makanan siap saji dan masker. “Ini bantuan tahap awal. Ke depan, mudah-mudahan bisa dipersiapkan lagi,” ungkapnya.

Suharyanto menyarankan, agar semua pihak memperhatikan mitigasi bencana. Tindakan itu, katanya, sangat penting guna keselamatan masyarakat, serta meminimalisasi dampak akibat bencana. “Ke depan kita harus pikirkan bagaimana caranya masyarakat bisa membuat rumah yang tahan gempa,” katanya seraya meminta Pemkab Pandeglang melakukan pendataan akurat tentang korban gempa.

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku, beberapa saat setelah gempa pihaknya langsung memerintahkan aparatur kecamatan dan desa agar segera mendata serta memberikan bantuan kepada para korban gempa. “Semua jajaran Pemkab telah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan dan pemberian bantuan,” katanya. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini