“Kegiatan ini jelas untuk mengedukasi mahasiswa dan siswa, agar peserta mengetahui bagaimana cara memilih berita yang benar dan tidak, karena biasanya menjelang pemilu banyak tersiar informasi bohong,” katanya.

Sementara, Iyan, salah seorang peserta diskusi mempertanyakan bagaimana tugas para narasumber dalam mencegah tersiarnya berita bohong menjelang Pemilu.

Sebab, kata Iyan, biasanya sangat banyak berita hoax dalam menghadapi kontestasi politik.

Sedangkan, Komisioner KPU Pandeglang Falahudin mengapresiasi digelarnya diskusi publik tersebut. Sebab, kata dia, banyak hal yang harus diketahui pada tahapan Pemilu oleh masyarakat khususnya pemilih pemula.

“KPU sangat mendukung agenda-agenda seperti ini, karena kami (KPU-red) bisa mensosialisasikan mengenai Pemilu,” katanya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pandeglang Febri Setiadi menyebutkan, jika semua pihak berhak mengawal dan mengawasi proses tahapan pemilu.

Febri menyampaikan, lembaganya juga mengawasi mengenai beberapa hal penting di antaranya kaitan dengan netralitas ASN, kampanye hitam dan lain sebagainya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini