“Oleh karena itu sangat penting adanya kerja sama sinergi dan koordinasi yang baik antara sesama komponen bangsa guna suksesnya program TMMD,” katanya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban memastikan, TMMD di Desa Patia ini akan memberikan dapak positif bagi kemudahan akses, khususnya dalam mendukung pembangunan nasional.

“Jalan Patia-Nebeng sebelumnya sudah dilakukan pembukaan pada TMMD tahun 2020 atau TMMD ke-109, dan tahun ini dilanjutkan pembangunan sepanjang 1 kilometer untuk fasilitas exit tol,” ujarnya.

Menurut Tanto, melalui TMMD menunjukan TNI semakin manunggal bersama masyarakat, karena kehadiran program TMMD ini memudahkan aksesbilitas bagi masyarakat.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan tumbuhnya kawasan industri baru dan kawasan pariwisata,” ujarnya.

Sedangkan, Dandim 0601 Pandeglang Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri Suryanto mengatakan, TMMD di wilayah Pandeglang panjangnya 1 kilometer dan lebar 3 meter.

“Sasaran pokoknya pembangunan jalan, sementara tambahannya sarana badah, dan jalan ke sarana ibadah,” ujarnya.

Menueut Suryanto, personel yang akan terlibat pada TMMD ke 117 di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang kurang lebih sebanyak 150 orang personel.

“150 personel itu terdiri dari satuan kompi TNI AD, TNI AL, Kepolisian, Pemda, dan tokoh masyarakaat. Bahkan rencananya, kami akan minta dukungan personel dari Batalyon 301 Prabu Kiansantang Sumedang sebannyak 50 personel,” terangnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini