Politikus Partai Golkar ini mengaku, sempat memarahi salah seorang pelaksana proyek yang dibiayai DAU Spesific Grant, karena pengerjaannya tidak sesuai spesifikasi.

“Semua wajib mengawasi, mahasiswa, OKP dan wartawan harus turun ke lokasi. Kasihan pemerintah daerah, sudah mengeluarkan uang banyak untuk pembangunan, tetapi hasilnya di lapangan tidak maksimal,” ujar Habibi.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini berjanji, akan menindaklanjuti setiap temuan masyarakat terkait dengan hasil pembangunan yang menjadi liding sektor komisinya.

“Komisi IV akan selalu fokus hal itu, kita tidak bersepakat terhadap tindakan-tindakan yang dapat merugikan masyarakat, siapapun orang itu,” tandas Habibi.

Sementara itu didapat informasi, selain pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk 270 SD, juga ada proyek pembangunan 77 SMP, pembangunan 31 gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan kegiatan rehabilitasi Gedung Pemuda (GP), Stadion Badak, serta rehabilitasi Stadion Berkah.

Adapun jumlah keseluruhan anggaran yang digelontorkan untuk membiayai semua kegiatan pembangunan itu sebesar Rp81.276.300.000.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini