“Alhamdulillah, 762 kilometer lebih jalan yang menjadi kewenangan provinsi sudah selesai dicor, dalam keadaan mantap sampai Warung Banten. Saya memang belum melihat, tapi kita akan selesai pada tahun ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, proses pembangunan Jembatan Ciberang ini banyak tantangannya.

Terlebih, kata dia, pelaksanaan pembangunan dilakukan di tengah masa pandemi Covid-19 dengan berbagai kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, akses menuju lokasi pembangunan yang cukup sulit juga menjadikan proses pembangunan jembatan itu sedikit terhambat, serta faktor cuaca yang kerap berubah-ubah.

“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pembangunan infrastruktur di Banten yang telah selesai dilaksanakan pada periode kepemimpinan Gubernur WH dan Andika Hazrumy yang juga masuk pada program skala prioritas pembangunan di Provinsi Banten,” katanya.

Sedangkan, Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan, Jembatan Ciberang merupakan akses penghubung antar warga Kecamatan Cipanas, Lebakgedong dengan Kecamatan Sobang dan Kecamatan Cibeber yang pada tahun 2019 diterjang bencana banjir bandang hingga terputus.

“Semoga dengan dibangunnya Jembatan Ciberang ini membawa manfaat bagi masyarakat, mobilitas masyarakat tidak terkendala, sehingga perekonomian masyarakat bisa meningkat,” harapnya. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini