“MOD ini orang yang ditugaskan untuk menangani setiap permasalahan pada saat memantau kegiatan pelayanan setiap hari untuk bahan evaluasi,” ujarnya.

Irna menyebutkan, pihaknya telah mendapat masukan dari Kemenpan-RB agar Pemkab Pandeglang membuat torobosan atau inovasi untuk terus memudahkan pelayanan agar lebih terjangkau.

“Kita akan coba inventarisir lagi seperti pelayanan instansi yang ada di Provinsi Banten, itu akan kita ajak kerja sama sehingga masyarakat Pandeglang tidak usah jauh ke Serang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang Mursidi mengatakan, saat ini telah tercatat ada sekita 44 instansi Kabupaten/Kota yang sudah berkunjung dan melaksanakan studi banding ke MPP Pandeglang.

“Tercatat sekitar 162.700 orang sudah berkunjung ke MPP dari tahun 2020 sampai dengan semester I Tahun 2023 ini, dan nilai SKM kami 94,48 dengan kategori Sangat Baik,” katanya.

Mursidi mengatakan, jumlah layanan yang ada saat ini sebanyak 1.348 layanan dan terbagi dalam 28 gerai dari Kementerian, Lembaga, swasta dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Alhamdulillah, pada saat Milad ke-3 MPP ini ada penambahan pelayanan gerai, yaitu dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),” tuturnya.***

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini