
LEBAK,SOROSOWAN.CO.ID – Sejumlah pengguna jalan mengeluhkan keberadaan jalan alternatif yang menghubungkan Desa Rangkasbitung Timur dengan Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.
Oleh karena, selain tidak dilengkapi dengan Penerangan Jalan Umum (PJU), ruas jalan itu juga kerap terendam banjir, yang diduga akibat tidak berfungsinya saluran irigasi pesawahan di areal tersebut.
Roni, warga Kampung Cimesir, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung mengatakan, peristiwa terendamnya ruas jalan alternatif yang menghubungkan Desa Rangkasbitung Timur dengan Desa Jatimulya terjadi pada Senin (13/10/2025) lalu.
Kata Roni, hampir seluruh kendaraan roda dua mogok di perlintasan jalan, sesaat setelah mencoba menerobos genangan air yang merendam badan jalan.
“Cukup mengerikan pak jika sudah datang banjir di sini. Selain airnya kencang, juga cukup dalam, kira-kira sepinggang orang dewasa lah,” ujarnya kepada sorosowan.co.id, Rabu (15/10/2025).
Roni menyebutkan, jika bencana banjir di ruas jalan alternatif tersebut sudah puluhan tahun terjadi. Menurutnya, apabila hujan teras terjadi lebih dari tiga jam, badan jalan itu pas akan terendam.
“Kami akan sangat khawatir jika banjir datang pada malam hari, karena selain kondisinya gelap, juga selalu saja banyak pengendara yang memaksa melinta sementara mereka tidak tahun medan (kondisi jalan-red),” katanya.
Roni pun berharap, apabila masalah tersebut segera ditangani. Oleh karena, kata dia, selain menghambat aktivitas warga, banjir air hujan yang disebabkan akibat buruknya saluran irigas pesawan di sekitar jalan alternatif juga berdampak terhadap kawasan pemukiman warga.
“Otomatis itu pak, jika jalan alternatif ini terendam, sudah pasti puluhan rumah yang ada dihilirnya juga akan kebanjiran,” tuturnya.
Alek, pengguna jalan lainnya asal Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung mengatakan hal serupa. Menurutnya, meski belum sampai menimbulkan korban jiwa, tetapi kerusakan pada saluran irigasi itu harus segera diperbaiki.
“Sekarang musim penghujan, jadi tidak ada salahnya Bupati segera memerintahkan instansi terkait untuk menangani penyebab banjir di kawasan tersebut,” kata Alek.***
Penulis: Wildan Ma’ruf
Editor: Abdul Azis


















































