
PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Tepat pada Kamis, 17 September 2026, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berulang tahun.
Momentum hari kelahirannya ini diperingati secara sederhana, dengan menggelar doa bersama dengan ketua MUI, para ulama serta tokoh agama, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Pandeglang KH. Tb. Uuf Gufron Ma’ani menyampaikan, ucapan selamat milad sekaligus pesan kepada Bupati Raden Dewi Setiani agar senantiasa menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, dan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.
Gufron mengibaratkan, sosok Bupati Dewi Setiani seperti Ratu Bilqis, seorang pemimpin perempuan yang dikenal dalam kisah Alquran, karena memiliki kebijaksanaan dalam mengambil keputusan serta mengedepankan musyawarah.
“Jadilah seperti Ratu Bilqis. Seorang pemimpin yang ketika menghadapi persoalan tidak gegabah dalam mengambil keputusan, tetapi mengedepankan musyawarah dan mempertimbangkan berbagai masukan,” ungkapnya.
Menurutnya, seorang pemimpin memiliki tanggung jawab besar dalam mengayomi masyarakat. Karena itu, dukungan dan doa dari para ulama sangat diperlukan agar kepemimpinan Bupati Pandeglang Dewi Setiani senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta petunjuk dalam menjalankan amanah.
“Semoga Ibu Bupati diberikan umur panjang, kesehatan, kekuatan, serta senantiasa mendapat petunjuk dari Allah SWT dalam menjalankan amanah memimpin Kabupaten Pandeglang,” tuturnya.
Gufron berharap, di usia yang baru, Bupati Dewi Setiani dapat terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan para ulama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen daerah.
“Semoga semakin bijaksana dalam memimpin, semakin dekat dengan masyarakat, dan apa yang menjadi cita-cita untuk kemajuan Kabupaten Pandeglang dapat terwujud,” katanya.

Sementara, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih atas doa serta perhatian yang diberikan oleh para ulama, tokoh agama, jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.
Menurut Dewi, momentum milad menjadi pengingat bahwa amanah sebagai kepala daerah merupakan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Di momentum milad ini, saya memohon doa dan dukungan dari para ulama dan seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang, agar saya diberikan kesehatan, kekuatan dan istiqomah dalam menjalankan amanah,” katanya.
Bupati Dewi menyebutkan, bahwa masukan dan nasihat dari para ulama menjadi bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Oleh karena, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan, tetapi juga dukungan moral dan spiritual.
“Doa dan nasihat para ulama sangat berarti bagi kami. Semoga Pemerintah Kabupaten Pandeglang bersama seluruh masyarakat dapat terus bersinergi, menjaga kebersamaan dan membangun Pandeglang menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.***
Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

















































