Komit Sukseskan Sekolah Rakyat, Bupati Dewi Sambangi Rumah Keluarga Calon Siswa

12
0
Siswa Sekolah Rakyat
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyampaikan nasihat kepada salah seorang calon siswa Sekolah Rakyat, di kediamannya, Selasa (21/7/2026). (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan program Sekolah Rakyat, yang ada di Kabupaten Pandeglang.

Sebagai buktinya, Bupati mengunjungi rumah Arini Cahya Putri, salah seorang calon siswa Sekolah Rakyat (SR), di Kampung Kadusireum, Desa Kadulimus, Kecamatan Banjar, Selasa (21/7/2026).

Diketahui, Arini sebelumnya bersekolah di SDN Bandung 1 Kecamatan Banjat. Ia merupakan anak dari pasangan Uniah dan almarhum Ardi. Berdasarkan hasil verifikasi, Arini dinyatakan layak untuk mendapatkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo.

Kedatangan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama rombongan ke rumah tersebut tentu sontak membuat Arini merasa terharu dan bahagia.

Kepada awak median, Arini mengaku, tidak menyangka dapat bertemu langsung dengan Bupati Pandeglang sekaligus mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Ini seperti mimpi bisa bertemu dengan Ibu Bupati dan bisa masuk ke Sekolah Rakyat. Terima kasih Ibu Bupati, dan Bapak Presiden yang telah membuat Sekolah Rakyat,” kata Arini.

Arini mengatakan, sangat senang karena mendapatkan kesempatan untuk menimba ilmu di Sekolah Rakyat.

“Saya akan belajar dengan sungguh-sungguh, sehingga bisa meraih cita-cita untuk masa depan,” ujarnya.

Sementara Uniah, ibu kandung Arini mengaku, sangat bersyukur karena anaknya bisa mendapatkan kesempatan belajar di tempat yang lebih baik.

“Alhamdulillah, Arini bisa sekolah di Sekolah Rakyat. Semoga nanti Arini bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik untuk masa depannya,” kata Uniah.

Selain mengunjungi Arini, Bupati Pandeglang Raden Dewi juga mendatangi tiga calon siswa Sekolah Rakyat lainnya, yakni Fatir Al Qusairy, Bani Ramadhani, dan Muhamad Rafly, di Kampung Ciduruk RT 11 RW 05, Desa Gunung Putri, Kecamatan Banjar.

Menurut Bupati Pandeglang Dewi Setiani, keempat calon siswa tersebut dinilai sangat layak untuk mendapatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat.

Selain berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang membutuhkan perhatian, mereka juga merupakan anak-anak yang telah kehilangan orangtua.

“Program Sekolah Rakyat ini dibuat oleh Bapak Presiden untuk masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan 2. Keempat siswa ini juga sudah tidak memiliki orangtua, sehingga mereka sangat layak untuk mendapatkan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat,” kata Bupati.

Dewi menyampaikan, apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) yang telah menggulirkan program Sekolah Rakyat.

Menurut Dewi, Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu agar memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan berkualitas.

“Sekolah Rakyat ini sangat membantu masyarakat yang kondisi ekonominya berada di kalangan bawah, sehingga anak-anak mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan,” ujarnya.

Bupati Dewi berpesan, kepada para calon siswa Sekolah Rakyat agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia meminta para siswa untuk belajar dengan tekun, disiplin, serta tetap menjaga ibadah dan akhlak.

“Harus semangat belajar, rajin, jangan lupa beribadah, dan jadilah anak yang salih dan salihah. Adik-adik semua adalah calon pemimpin masa depan. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk meraih cita-cita,” ungkapnya.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini