Foto Ilustrasi
Ilustrasi. (Gambar tangkapan layar)

PANDEGLANG,SOROSOWAN.CO.ID – Peristiwa mengerikan terjadi di Dermaga Pulau Peucang Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Senin (29/6/2026), pukul 09.00 WIB.

Salah seorang, warga Kampung Tamanjaya, RT 002 RW 001 Desa Tamajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang bernama Yoga bin Yadi Suryadi tewas seketika setelah diterkam buaya rawa.

Bagian tubuh korban robek, terutama di bagian muka, yang diduga akibat gigitan buaya.

Diketahui korban bernama Yoga merupakan pegawai koperasi Pulau Peucang TNUK, yang pekerjaan tidak jauh dengan urusan Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK).

Berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa itu bermula ketika Yoga hendak memperbaiki rumpon yang ada di bawah dermaga.

Tanpa ba bi bu, korban langsung berenang ke kolong dermaga. Namun, sampai 15 menit, yang bersangkutan tidak kembali muncul.

Sementara saudara Kacong dan Yazid, yang sebelumnya mengetahui korban berenang ke dalam dermaga panik. Keduanya pun, langsung mendatangi tempat di mana Yoga berenang.

Benar saja, korban tidak ditemukan di bawah dermaga itu, hingga akhirnya dilakukan pencarian. Proses pencarian dibentuk dua tim, dibantu tiga rekan lainnya, bernama saudara Nugi, Refli dan Herdi.

Alhasil, dalam proses pencarian korban ditemukan di Blok Legon Kobak, Pulau Peucang. Herdi, saksi sekaligus tim pencari melihat langsung korban sedang diterkam dan dibawa oleh seekor buaya. Tim pencari pun langsung mengejarnya, dan setelah tubuh korban dilepaskan buaya, korban pun langsung dievakuasi ke kantor Pulau Peucang TNUK.

“Suasana evakuasinya benar-benar sangat dramatis, kami tim pencari sempat mengejar buaya yang membawa tubuh korban. Tapi, Alhamdulillah, berkat kekompakan para rekan, jasad korban berhasil diselamatkan, walaupun sudah bernyawa,” tutur Kacong, saksi mata.

Dihubungi via telepon, Kapolsek Sumur, Polres Pandeglang AKP Erwin Heryadi membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Erwin, peristiwa itu terjadi di Dermaga Pulau Peucang, BTNUK. “Benar musibah itu ada, tapi kejadiannya di Pulau Peucang, dan sudah ditangani oleh pihak TNUK,” katanya.***

Penulis: Endang Yoga
Editor: Abdul Azis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini