Sementara itu, Siska (33), pedagang yang ditemui saat antre di salah satu distributor agen minyak goreng di Kota Rangkasbitung, Rabu (16/2/2022) pagi, mengakui mulai menghilangnya ketersediaan minyak goreng dipasaran.
Siska mengatakan, dirinya hanya mendapatkan jatah satu dus minyak goreng ukuran satu liter per piece (pcs) dari distributor.
“Kata pihak distributor persediaan minyak goreng sedikit, sehingga jatahnya harus dibagi,” ujarnya seraya mengaku, sudah antre di depan toko distributor minyak goreng Jalan Ir. H Djuanda Rangkasbitung sejak pagi, sekira pukul 7.30 WIB. ***


















































